MAKASSAR. SINYALTAJAM. COM l Praktek judi sabung ayam (SBY) tampaknya hampir setiap hari digelar di dua titik yakni di La’bo’ dan Randan Baru. Informasi ini diperoleh dari sumber warga yang layak dipercaya. Penyelenggara sabung konon diduga sosok yang selama ini dikenal dekat dengan oknum kepolisian di Toraja Utara.
Nama sosok dimaksud bahkan sudah malang melintang di dunia judi serta dikenal luas khususnya di kalangan sesama pelaksana sabung ayam di Toraja. Hanya saja, SBY yang dilaksanakan di dua tempat berbeda itu diduga berlangsung sore hari alias pa’makaren.
Karena itu, mumpung lagi bersih-bersih, Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, diminta waspada dan bertindak tegas atas dugaan judi sabung ayam yang diduga berlangsung setiap sore hari di La’bo’ dan Randan Batu, serta tempat lain jika mendapat laporan dari masyarakat.
“Maksimalkan tugas satuan intelkam di lapangan sebagai mata-mata serta pengumpul baket dan laporan intelijen agar personil resmob sebagai unit reaksi cepat langsung bertindak turun lapangan. Selama ini setiap terima laporan, polisi tidak langsung bertindak. Mereka menunggu hingga menjelang sore baru turun. Begitu tiba di lokasi para penyabung sudah bubar. Akibatnya satupun barang bukti tidak ditemukan,” ujar sumber warga enggan disebut namanya.
Ironisnya, penyelenggara sabung pun selama ini tetap berkeliaran. “Semua cara yang tidak efektif ini harus dirubah di bawah kepemimpinan kapolri yang baru,” tegasnya. Sumber ini juga meminta jajaran polsek Se-Toraja Utara untuk mengamankan wilayahnya masing-masing dari berbagai tindak kriminal termasuk judi sabung ayam. (nato)












