LUTIM. SINYALTAJAM.COM — Tumpahan minyak solar industri dari mobil tangki pengangkut BBM milik PT Tizar membahayakan pengguna jalan.
Tumpahan tersebut sepanjang dari Jalan Poros Malili hingga jalur dua Trans Desa Puncak Indah, Kabupaten Luwu Timur, dengan panjang diperkirakan mencapai 3 kilometer, Jumat malam (16/10/2026).
Insiden ini menjadi perhatian karena ceceran solar di badan jalan berpotensi membuat kendaraan kehilangan kendali dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil tangki tersebut telah diamankan di Polres Luwu Timur dan dijemput langsung oleh Kasat Lantas. Sementara itu, upaya penanganan tumpahan dilakukan untuk mengurangi risiko bagi pengendara yang melintas.
Rahmad, pihak eksternal PT Tizar, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan bahwa mobil tangki yang mengalami insiden tersebut merupakan milik PT Tizar.
“Iye, mobil tangki pengangkut BBM milik PT Tizar. Mobilnya sudah diamankan di Polres, diambil Kasat Lantas. Sekarang menunggu Damkar untuk melakukan penyiraman dan disikat pakai air sabun. Diusahakan selesai sampai jam 12 malam,” ujarnya.
Ia juga terlihat turun langsung membantu masyarakat menghampar pasir menutupi tumpahan tersebut.
Rahmad saat ditanya penyebab tumpahan, juga belum mengetahui persis, hanya mengatakan mobilnya sudah diamankan di Polres.
Di lokasi kejadian, personel Satuan Lalu Lintas Polres Luwu Timur yang dipimpin langsung Kasat Lantas IPTU Malkadri turun melakukan penanganan. Petugas menaburkan pasir pada bagian jalan yang terkena tumpahan solar guna mengurangi risiko kendaraan tergelincir.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar kondisi jalan tidak membahayakan pengendara, sembari menunggu proses pembersihan lebih lanjut.
“Ini sangat membahayakan pengendara.
Makanya kami langsung inisiatif turun menutupi badan jalan dengan pasir untuk menghindari kecelakaan yang lebih fatal lagi,” ujar IPTU Malkadri, yang turut turun langsung membantu penanganan di lokasi.
Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di jalur tersebut, agar tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan selama proses penanganan berlangsung.
Penanganan tumpahan solar menjadi penting untuk memastikan badan jalan kembali aman dilalui. Selain pembersihan, penyebab terjadinya tumpahan serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang perlu menjadi perhatian pihak terkait.
Hingga berita ini disusun, proses pembersihan jalan masih menjadi fokus penanganan di lokasi kejadian. Lap Tim.












