LUTRA, SINYALTAJAM.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi dan pendidikan pemilih bagi segmen komunitas Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Luwu Utara. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Camat Sukamaju, Kamis, 15/8/2024.
Acara dibuka oleh Anggota KPU Luwu Utara Divisi Parmas dan SDM, Mahlisa. Dalam sambutannya, Mahlisa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan kewajiban KPU sebagai penyelenggara untuk menyampaikan informasi tentang pilkada kepada seluruh lapisan masyarakat, dan komunitas PPBI adalah warga negara yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan informasi ini.
Lanjut Mahlisa, ia mengungkapkan bahwa demokrasi adalah salah satu cara yang sangat efektif dalam memilih pemimpin, karena dipilih secara langsung oleh rakyat sehingga mendapatkan legitimasi kuat dari rakyat dan untuk menjalankan amanah rakyat.
“Saya berharap kepada bapak dan ibu agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh narasumber, serta silakan berdiskusi agar pesan pilkada dapat sampai kepada kita semua dan menjadi mitra kami dalam melakukan sosialisasi di lingkungan sosial kita,” harap Mahlisa.
Selanjutnya, materi disampaikan oleh narasumber Abd. Hafid yang mengatakan bahwa pemilihan secara langsung merupakan wadah untuk memperkokoh persatuan. Meskipun ada perbedaan dalam pilihan, namun persatuan harus tetap dijaga.
“Pilkada adalah sarana kedaulatan rakyat untuk melakukan evaluasi kinerja pemimpin, mari kita pergunakan hak pilih kita dengan memilih calon yang tepat,” ajak Hafid.
Ditambahkan, untuk menjadi pemilih syaratnya adalah telah terdaftar sebagai pemilih. Oleh karena itu, mari kita secara aktif memastikan apakah kita sudah terdaftar, dan jika belum, segera melakukan koordinasi dengan penyelenggara di tingkat desa atau kelurahan, karena saat ini sudah memasuki penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS).
Selain itu , Hafid menjelaskan bahwa secara prinsip masyarakat boleh melakukan pengawasan terhadap proses tahapan pilkada dan lakukan pencegahan serta laporkan jika terjadi hal yang tidak dapat dicegah “lanjutnya.
Hafid juga mengajak seluruh segmen pemilih, khususnya Komunitas PPBI, agar secara sukarela datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya, bukan karena dimobilisasi atau terjebak dalam politik uang, karena hal tersebut akan berdampak pada hasil pemilihan yang tidak baik.
Ia juga mengingatkan agar jangan menjadi pemilih yang fanatik, sehingga harus menggunakan hak pilih secara bijak. Apa artinya partisipasi tinggi secara kuantitas, tetapi rendah secara kualitas karena dipengaruhi oleh politik uang.
Turut hadir dalam kegiatan Plh. Sekretaris KPU, Asriyani Rahman, staf sekretariat KPU, Ketua dan Anggota PPK Sukamaju, Panwascam Sukamaju, serta Ketua dan pengurus PPBI Cabang Luwu Utara.












