Wajo  

Politisi Golkar, Andi Rustan Siap Jembatani Kepentingan Antara Masyarakat dan Pemerintah Daerah

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

WAJO.SINYALTAJAM.COM – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Drs. Andi Rustan. P, M.Si., melaksanakan Reses atau Temu Konstituen Masa sidang III tahun 2026 di Dusun Donrie, Desa Bola, Kecamatan Bola Kabupaten Wajo.

Legislator dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini disambut ratusan warga yang terdiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan sejumlah warga.

Dalam reses tersebut juga hadir sejumlah pejabat pemerintah kabupaten Wajo seperti pejabat dari Dinas Pendidikan, Dinas PUPRP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Perumahan KPP, Dinsos PP & KB P3A, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata, Bagian Kesra, Camat Bola dan Kades Bola.

Saat berdialog dengan warga, Andi Rustan meminta kapada masyarakat agar tidak ragu untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan mendesak yang bisa diusulkan kepada pemerintah daerah.

Selanjutnya dia juga berharap agar tidak ada jarak atau sekat antara masyarakat dengan wakilnya di DPRD agar bisa menyampaikan keluhan dan kebutuhan secara lugas.

Dia juga mengigatkan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan dengan anggota DPRD sebagai wakil rakyat agar semua masalah tidak tersumbat dan bisa tersampaikan dengan baik.

Andi Rustan menambahkan, bahwa momen kegiatan reses seperti ini adalah saat yang paling berharga bagi seorang wakil rakyat. Sebab, dari sinilah terlihat apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, jauh dari laporan tertulis semata.

“Kami hadir di sini untuk mengetahui dan ingin memahami apa yang benar-benar dirasakan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Segala masukan yang disampaikan hari ini akan menjadi pedoman saya dalam menyuarakan kepentingan Kecamatan Bola di tingkat kabupaten,” ujar Andi Rustan.

Selama jalannya diskusi terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai hal penting yang menjadi perhatian bersama. Warga Desa Bola berharap agar program LISA yang diperuntukkan bagi para petani dapat lebih dipantau pelaksanaannya, sehingga manfaatnya benar-benar terasa meringankan beban mereka.

Terkait pelayanan pendidikan, pihak sekolah menyampaikan bahwa dengan diterapkannya aturan belajar lima hari dalam seminggu dengan durasi waktu yang lebih panjang, kondisi rumah dinas guru sangat perlu untuk diperbaiki dan dilengkapi. Hal ini agar tenaga pengajar yang berdomisili jauh dapat menempati tempat tinggal yang layak di dekat sekolah, sehingga konsentrasi dan pelayanan mereka terhadap anak didik tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, muncul pula harapan agar jaringan aliran listrik dapat diperluas hingga menjangkau kawasan persawahan, yang nantinya akan dikoordinasikan bersama PLN Cabang Paria guna memudahkan pengelolaan lahan pertanian.

Di tengah kondisi musim kemarau yang mulai terasa, warga juga meminta perhatian agar saluran sungai yang semakin dangkal segera dilakukan pengerukan, guna menjaga ketersediaan air yang cukup bagi kebutuhan tanaman.

Tak lupa, masyarakat berharap agar lembaga Balai Latihan Kerja dapat menyelenggarakan bimbingan dan pelatihan yang khusus disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani setempat, agar wawasan dan cara bertani mereka semakin maju dan berkembang.

Mendengar berbagai masukan tersebut, Andi Rustan menyikapi dengan sangat terbuka dan menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan akan diperjuangkan sesuai kebutuhan prioritas.

“Semua aspirasi sudah kami catat, saya akan berkoordinasi dengan dinas serta instansi terkait, dan akan mengawal sampai ada langkah nyata yang dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Bola,” tegas Andi Rustan.

Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa saling menguatkan dan menjaga keharmonisan, serta tidak ragu untuk menyampaikan apabila nantinya masih ada hal lain yang perlu disampaikan demi kepentingan bersama. (Hms DPRD/ A.Bur)

Tinggalkan Balasan