Satres Narkoba Polres Lutim Lirik Kasus Dugaan Peredaran Narkoba di PT Mucoindo Prakasa

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM. SINYALTAJAM.COM — Penyidik Satres Narkoba Polres Luwu Timur mulai bertindak. Dugaan peredaran narkoba di PT Mucoindo Prakasa dilirik.

Penyidik Satres Narkoba Polres Luwu Timur mulai mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket). “Kita tindaklanjuti ini kasus (peredaran narkoba di PT Mucoindo Prakasa),” ujar Kasat Narkoba Polres Luwu Timur, AKP Nasruddin, Jum’at, (26/06/26).

Nasruddin sudah menerima informasi awal melalui pemberitaan dan video yang viral di media sosial terkait seorang karyawan PT Mucoindo Prakasa berinisi FR. FR terlihat mengalami halusinasi dan cenderung paranoid setelah menghisap rokok yang diduga narkoba jenis gorila (sintetis).

Karyawan Mucoindo Prakasa ini mengalami halusinasi setelah mengkonsumsi tembakau sintetis saat masih sedang bekerja di Lioka (area pertambangan PT Vale Indonesia). Kejadiannya Rabu, 24/06/26.

Tim investigasi PT Vale Indonesia dikabarkan sudah melakukan pemeriksaan. Hanya saja, pemeriksaan medis berkata lain. Hasil tes urin dan darah yang dilakukan menunjukkan hasil negatif napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya).

Diberitakan sebelumnya, Manager HRD PT Mucoindo Prakasa, Herlan mengaku sudah melakukan pemeriksaan kepada FR di RS Vale. Pihak perusahaan yang ikut mendampingi.

“Sudah diinvestigasi oleh Vale. Dan yang bersangkutan untuk hasil pemeriksaan urine dan darah Negatif. Tidak ada konsumsi Napza,” kata Manager HRD PT Mucoindo Prakasa, Herlan kepada kolomdata.id melalui pesan WhatsApp, Kamis, (25/06/2026).

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Eksternal PT Vale, Yusri Yunus mengatakan, berdasarkan hasil investigasi, FR diduga mengkonsumsi sinte (tembakau sinte). Hanya saja, hasil pastinya belum diketahui pasti. Masih ditangani tim.

“Memang hasilnya negatif. Karena test napsa biasa tidak bisa membaca kalau sintek,” katanya singkat.

PT Vale Indonesia sangat ketat terkait safety. Penggunaan narkoba termasuk pelanggaran berat.

Dari beberapa sumber yang digali Kolomdata.id, penggunaan narkoba jenis site dapat membuat penggunanya mengalami gangguan kesehatan. Beberapa efek samping yang dapat terjadi pada individu yang menggunakan tembakau sintetis adalah:

1. sakit kepala
2. mudah cemas
3. depresi
4. keinginan bunuh diri
5. halusinasi
6. paranoid
7. cenderung melakukan kekerasan

FR menjadi korban bahaya narkotika. Jika dibiarkan, akan ada korban lain. Pihak manajemen PT Vale Indonesia perlu bersikap tegas. (Tim)

Tinggalkan Balasan