LUTIM. SINYALTAJAM.COM– Suasana khidmat dan tertib mewarnai peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Kecamatan Angkona, Jumat (17/7/2026). Bertempat di halaman Gedung Serbaguna Kecamatan Angkona, upacara ini menjadi momen refleksi bagi seluruh aparatur untuk kembali meneguhkan komitmen pelayanan publik.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, tersebut dihadiri oleh jajaran aparatur kecamatan, kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala sekolah, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga perangkat desa se-Kecamatan Angkona. Kehadiran massal ini menunjukkan tingginya antusiasme dan kesadaran kolektif dalam membangun birokrasi yang lebih baik.
Dalam amanatnya, Camat Putu Gede Sudarsana tidak sekadar menyampaikan rutinitas seremonial. Ia menekankan bahwa esensi dari HKN adalah penguatan karakter disiplin sebagai fondasi utama pelayanan publik. Bagi Sudarsana, disiplin bukan lagi sekadar soal absensi atau kehadiran fisik di kantor, melainkan sebuah manifestasi dari integritas dan tanggung jawab moral dalam menyelesaikan tugas.
“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga tentang tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas dengan baik. Dari situlah kepercayaan masyarakat akan tumbuh,” tegas Sudarsana di hadapan ratusan peserta upacara.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat keras bagi setiap ASN dan perangkat desa bahwa mereka adalah wajah pemerintah di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, Sudarsana menginstruksikan agar seluruh aparatur harus senantiasa responsif terhadap keluhan warga, bekerja secara profesional, dan menjunjung tinggi integritas.
“Kita harus hadir bukan hanya sebagai administrator, tetapi sebagai pelayan masyarakat yang tulus. Responsivitas dan profesionalisme adalah harga mati jika kita ingin kepercayaan rakyat,” tambahnya.
Melalui momentum HKN ini, Pemerintah Kecamatan Angkona berharap dapat menciptakan ekosistem kerja yang lebih dinamis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dengan pondasi disiplin yang kuat, diharapkan roda pembangunan di tingkat desa dan kecamatan dapat berjalan lebih efektif dan transparan.lap Masding.












