LUWU  

Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Salu Jambu Andalan, Hubungkan Akses Luwu dan Luwu Utara

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Bupati Luwu, Patahudding, dan sejumlah pejabat lainnya, melakukan pengguntingan pita menandai peresmian jembatan Salu Jambu Andalan.

LUWU, Sinyaltajam.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Jembatan Salu Jambu Andalan di Desa Salu Jambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Kamis (29/10/2026). Jembatan ini menghubungkan Desa Salu Jambu, Kabupaten Luwu, dengan Desa Lawewe, Kabupaten Luwu Utara, guna memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian antarwilayah.

Peresmian tersebut dihadiri Bupati Luwu, H. Patahudding, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, anggota DPRD Kabupaten Luwu dan Luwu Utara, dan unsur pemerintah daerah bersama masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Luwu, Husding, menjelaskan bahwa Jembatan Salu Jambu Andalan dibangun dengan panjang total sekitar 80 meter.

Pembangunan jembatan tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp12,9 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu. Pelaksanaannya dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Luwu dengan melibatkan penyedia jasa dan konsultan pengawas dari putra daerah.

Pekerjaan dimulai pada 17 Oktober 2025 dan menghadapi sejumlah tantangan teknis, terutama dalam pengangkutan material yang harus menggunakan rakit karena keterbatasan akses penyeberangan. Meski demikian, pembangunan berhasil diselesaikan dan jembatan siap dimanfaatkan masyarakat.

Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan anggaran dan komitmen dalam mewujudkan pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan, keberadaan jembatan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi penghubung antarmasyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

“Dengan hadirnya jembatan ini, akses masyarakat Luwu dan Luwu Utara semakin mudah. Hubungan kekeluargaan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi diharapkan semakin lancar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur dapat dilanjutkan melalui peningkatan akses jalan menuju wilayah Malangke, Kabupaten Luwu Utara.

Usulan peningkatan jalan tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh masyarakat sekaligus menjadi jalur alternatif apabila terjadi bencana yang mengganggu akses transportasi utama.

Patahudding menambahkan, dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pembangunan di Kabupaten Luwu juga mencakup sektor lain, termasuk infrastruktur jalan dan pembangunan rumah sakit regional. Sinergi antarpemerintah diharapkan terus diperkuat agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan pembangunan Jembatan Salu Jambu Andalan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan jembatan telah diperjuangkan sejak beberapa tahun sebelumnya sebelum akhirnya dapat direalisasikan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur membutuhkan komitmen, koordinasi, dan dukungan berbagai pihak. Pemerintah provinsi, kata dia, terus berupaya mendorong pemerataan pembangunan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Gubernur berharap jembatan tersebut dapat meningkatkan kelancaran mobilitas warga, terutama dalam menunjang kegiatan pertanian, perikanan, perdagangan, serta akses terhadap pelayanan publik. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Luwu atas pelaksanaan pembangunan hingga jembatan tersebut dapat difungsikan.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Sudirman Sulaiman juga menyerahkan bantuan berupa 10 unit pompa air untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian dan pengelolaan air.

Peresmian Jembatan Salu Jambu Andalan menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara. Dengan akses yang semakin baik, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan transportasi, peningkatan aktivitas ekonomi, serta hubungan sosial yang semakin erat antarwilayah.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy Bijak, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Rafika Liakat, Camat Lamasi, para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Salu Jambu.

Pewarta: Supriadi Parintak