Atasi Kelangkaan, Pemcam Angkona Distribusikan 560 Tabung LPG 3 Kg, Camat: Penimbunan Akan Ditindak Tegas

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM.SINYALTAJAM.COM– Di tengah tingginya permintaan masyarakat terhadap bahan bakar rumah tangga, Pemerintah Kecamatan Angkona mengambil langkah cepat dan konkret. Bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemkab setempat berhasil memfasilitasi pendistribusian sebanyak 560 tabung LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram kepada warga, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di area Kantor Camat Angkona ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan PT. Harum Malili selaku agen penyalur resmi. Kehadiran pemerintah daerah dalam proses ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa gas “melon” tersebut benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak, bukan jatuh ke tangan spekulan.

Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, SKM, M.Kes., menegaskan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Bupati Luwu Timur. Menurutnya, pemerintah tidak hanya sekadar mengamati, tetapi hadir di garis depan untuk mengawal ketertiban dan keamanan distribusi.

“Sesuai instruksi Bupati, kami hadir untuk melakukan pengawasan ketat. Tujuannya jelas: memastikan proses penyaluran berjalan tertib, aman, dan yang paling penting, tepat sasaran,” ujar Putu Gede di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, komitmen Pemerintah Kecamatan Angkona adalah memberikan kemudahan akses bagi warga dalam memperoleh kebutuhan energi dasar tanpa harus antre berjam-jam atau membayar dengan harga selangit.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga serta menjaga stabilitas ketersediaan LPG di wilayah Kecamatan Angkona,” tambahnya.

Suasana di lokasi distribusi tampak tertib namun penuh antusiasme. Ratusan warga yang telah menunggu sejak pagi menyambut baik inisiatif pemerintah ini. Koordinasi yang erat antara pihak kecamatan, Satpol PP, dan agen penyalur memastikan setiap tabung diserahkan sesuai mekanisme yang berlaku, menghindari potensi kerumunan yang tidak terkendali.

Namun, di balik kelancaran distribusi tersebut, Camat Angkona memberikan peringatan keras bagi oknum-oknum yang mencoba memanfaatkan situasi. Ia menyayangkan jika ada pihak yang sengaja menimbun stok untuk dijual kembali di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami berharap situasi kelangkaan ini tidak dijadikan peluang oleh para pihak untuk melakukan penimbunan serta penjualan harga LPG 3kg di atas harga normal. Kami bersama pihak terkait akan menindak tegas bila ada praktik-praktik sebagaimana tersebut di atas,” tutup Putu Gede dengan nada serius.

Dengan distribusi 560 tabung ini, Pemerintah Kecamatan Angkona berharap dapat meredam keresahan masyarakat akibat isu kelangkaan gas, sekaligus menciptakan ekosistem distribusi LPG bersubsidi yang lebih merata, transparan, dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat di Angkona. lap Masding.