Gandeng CPI-LSI, Bapperida Luwu Utara Gelar Seminar Awal dan FGD Survei IKM dan SKP

LUTRA, SINYALTAJAM.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Seminar Awal dan Focus Group Discussion (FGD) Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Survei Kebijakan Publik (SKP), Kamis (17/5/2024), di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara.

Bapperida Luwu Utara menggandeng Citra Publik Indonesia-Lingkaran Survei Indonesia (CPI-LSI) dalam pelaksanaan survei IKM dan SKP di kabupaten Luwu Utara. Diketahui, Pemda Luwu Utara dan CPI-LSI telah bekerja sama selama empat tahun dalam pelaksanaan Survei IKM-SKP. Seminar Awal dan FGD Survei IKM-SKP ini dibuka Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Dalam sambutannya, Bupati Indah Putri Indriani mengapresiasi kegiatan Seminar Awal dan FGD Survei IKM-SKP di Luwu Utara. Menurutnya, survei IKM dan SKP ini bukan hal yang baru bagi Luwu Utara, karena pelaksanaan kegiatan ini sudah yang keempat kalinya dilakukan. “Karena ini bukan hal baru, maka tentunya kita telah memiliki data terkait IKM dan SKP,” kata Indah.

Indah mengatakan bahwa hasil dari survei IKM dan SKP tahun lalu itu tentunya diharapkan telah banyak yang ditindaklanjuti sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Sekaligus juga sebagai bentuk atau wujud penyempurnaan pelayanan publik yang telah dilakukan oleh masing-masing unit layanan publik yang ada di kabupaten Luwu Utara.

“Hasil dari survei IKM dan SKP ini nantinya akan digunakan oleh masing-masing perangkat daerah, di mana Bapperida sebagai leading-nya, dalam upaya menyusun perencanaan pembangunan di kabupaten Luwu Utara, tentu dengan memanfaatkan sumber daya yang kita miliki. Hal ini terbukti dengan terus membaiknya indikator makro kita dari tahun ke tahun,” terang Indah lagi.

Bupati Luwu Utara dua periode ini mengungkapkan bahwa beberapa layanan publik, seperti layanan kesehatan dan layanan pendidikan yang terus mengalami perbaikan demi perbaikan. “Misalnya kita lihat indeks layanan kesehatan kita yang terus mengalami perbaikan. Kemudian layanan indeks pendidikan kita yang lajunya juga terus menunjukkan perbaikan,” ungkap dia.

Tak hanya itu, capaian indikator makro Luwu Utara yang juga terus mengalami trend perbaikan. Salah satunya pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat pascapandemi. “Sebenarnya ada hal positif yang kita dapatkan dari dilakukannya survei IKM dan SKP ini secara konsisten. Ini kelihatan dari angka-angka indikator makro kita. Saya kira ini hal yang menggembirakan,” imbuhnya.

Untuk itu, Bupati perempuan pertama di Sulsel ini berharap para peserta seminar dan FGD dapat mengikuti kegiatan ini sampai tuntas, dan memberikan data yang diminta. “Makanya hari ini kita kumpulkan semua pimpinan unit layanan agar mereka nantinya memberikan dukungan data, termasuk dukungan dalam bentuk pemberian layanan,” ucap Bupati Indah Putri Indriani.

“Silakan berikan data yang sebenar-benarnya. Selama data itu tidak masuk ke dalam 10 informasi yang dikecualikan berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik, silakan berikan datanya. Jadi, sekali lagi mohon dukungan kita semua, para pimpinan unit layanan. Tentu ini dimaksudkan agar
pelayanan kita jauh lebih optimal dan bisa meningkatkan kepuasan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Manajer CPI-LSI, Fitri Hari, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan survei indeks kepuasan masyarakat sebanyak empat kali, dan survei kebijakan publik sebanyak tiga kali di kabupaten Luwu Utara. Dari survei tersebut, hasil yang dicapai sudah menunjukkan progress perbaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal itu terbukti pada indikator makro.

“Rasanya sudah satu periode kami mendampingi, dan kalau kita berbicara substansi, Luwu Utara ini sepertinya sudah khatam. Indikator makro yang disampaikan tadi itu sudah on the track. Mulai dari kinerja Pemda, kinerja masing-masing perangkat daerah, dan itu memang telah terkonfirmasi dari hasil survei kita selama ini,” ungkap Manajer CPI-LSI, Fitri Hari, yang hadir secara virtual.

Fitri yang mewakili Direktur Hanggoro Doso Pamungkas, mengatakan, tingkat kepuasan masyarat terhadap kinerja pemda, baik Bupati, Wabup, dan Perangkat Daerah, itu di atas 70%. “Ini adalah kebanggaan karena ada juga hasil yang kami dapatkan, pemdanya tinggi, Bupatinya tinggi, tetapi lainnya rendah. Nah, Luwu Utara menunjukkan progress perbaikan yang lebih baik,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bapperida, Drs. H. Aspar, dalam laporannya mengatakan bahwa Seminar dan FGD Survei IKM dan SKP ini dilakukan dalam rangka memenuhi syarat ilmiah dan akuntabilitas survei IKM dan SKP di kabupaten Luwu Utara sebagai salah satu pengkajian yang dilaksanakan sebagai tolak ukur untuk menilai kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini di antaranya,  Kadis Pertanian, Made sudan, kepala DPUTRKP2 Muharwan, Kalaksa BPBD, Mursalim muktar, kadis Transnaker Eka rusli, kadis kominfo, Nursalim ramli, kepala DPMPTSP Alauddin sukri, kepala Bakesbangpol, Abdul Hakim bukara, insfektur muchtar jaya, kadis lingkungan hidup Ahmad jani, dan pimpinan unit layanan lainnya.(Zkr)