Gelar GoDES dan Jumat Bersih Juara, Camat Angkona Perkuat Silaturahmi dan Potensi Desa

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM. SINYALTAJAM.COM– Pemerintah Kecamatan Angkona kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antar-desa melalui pelaksanaan Gotong Royong Antar Desa (GoDES) yang digabungkan dengan program Jumat Bersih Juara. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Lamaeto ini berlangsung meriah pada Jumat (26/6/2026).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, dengan dihadiri oleh para Kepala Desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Angkona, serta antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Kehadiran elemen pemerintah dan warga menciptakan suasana kekeluargaan yang kental sekaligus produktif.

GoDES sendiri merupakan salah satu inovasi unggulan Pemerintah Kecamatan Angkona yang telah berjalan sejak awal tahun 2025. Melalui program ini, kecamatan tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun jembatan komunikasi yang lebih erat antar-pemerintah desa.

Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, menekankan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan strategis. Pertama, sebagai upaya nyata untuk melestarikan budaya gotong royong yang menjadi identitas kuat masyarakat Indonesia. Kedua, menjadi momentum silaturahmi bagi aparatur desa untuk saling mengenal potensi dan karakteristik wilayah masing-masing.

“Melalui GoDES, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membersihkan sekat-sekat antar-desa. Dengan saling mengenal potensi satu sama lain, kita bisa menjadikan ini sebagai tolak ukur untuk pengembangan potensi di masing-masing desa ke depannya,” ujar Sudarsana.

Kegiatan Jumat Bersih Juara yang dilaksanakan serentak ini diharapkan dapat memicu semangat kompetisi positif antar-desa dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Sementara itu, aspek networking antar-Kepala Desa diharapkan dapat melahirkan kolaborasi baru dalam pembangunan wilayah Kecamatan Angkona.

Dengan terus dijalankannya inovasi seperti GoDES, Pemerintah Kecamatan Angkona optimis dapat menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, kolaboratif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat lokal.lap Masding.

Tinggalkan Balasan