LUTRA. SINYALTAJAM.COM-Universitas Muhammadiyah Palopo melakukan kunjungan ke Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, dalam rangka penelitian sekaligus pelatihan pembuatan baju adat khas Rampi yang terbuat dari kulit kayu.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek penelitian, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan langsung kepada para pengrajin lokal. 01/05/2026.
Para mahasiswa turut berbagi pengetahuan dan teknik pembuatan baju adat, guna meningkatkan kualitas serta keberlanjutan produksi kerajinan tradisional tersebut.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Bagi warga Suku Rampi, kegiatan ini menjadi momen yang membanggakan karena adanya perhatian terhadap kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur mereka.
Kepala Desa Onondowa, Mastab Wungko, yang hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi mewakili pemerintah kecamatan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan motivasi dari para mahasiswa. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat adat dalam mengembangkan dan melestarikan budaya kami sebagai bagian dari identitas Suku Rampi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat adat dapat terus terjalin, sehingga tradisi lokal seperti pembuatan baju adat dari kulit kayu tetap lestari dan mampu beradaptasi di tengah perkembangan zaman. Lap Zakaria












