banner 728x90

Peduli Kemanusiaan Pemdes Puncak Indah Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Di Suli

LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Pemdes Puncak Indah Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, turut merespon cepat terhadap tragedi banjir bandang yang melanda daerah Suli, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Senin (13/04/24).

Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak, Pemerintah Desa serta Masyarakat Puncak Indah mengirimkan bantuan dan melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana pada hari Rabu, (08/05/2024).

Bencana banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu telah meninggalkan sejumlah kerusakan yang cukup parah di beberapa wilayah di Suli khususnya Desa Botta, Rumah-rumah terendam, infrastruktur rusak, serta ribuan warga terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal mereka.

Dalam kunjungannya, Kepala Desa Puncak Indah, Bapak Muhammad Cakir, menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan dan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami berada di sini untuk mendukung dan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang mereka rasakan,” ujar Kepala Desa Puncak Indah.

Adapun bantuan yang disalurkan oleh Pemdes Puncak Indah berupa paket sembako, perlengkapan tidur, pakaian layak pakai, serta makan dan minuman.

Kedatangan Pemdes Puncak Indah sangat direspon oleh masyarakat yang menerima bantuan khususnya di wilayah Suli Desa Botta.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan perhatian dari Pemdes serta Masyarakat Desa Puncak Indah, yang telah memberikan bantuan, dan ini dapat menjadi dorongan semangat bagi kami untuk bangkit kembali dan memulihkan kondisi kehidupan mereka pasca-bencana.”

Kunjungan dan penyaluran bantuan ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah setempat dan lembaga kemanusiaan lainnya, dan semua pihak berharap agar bantuan dan dukungan terus mengalir bagi masyarakat yang membutuhkan, serta proses pemulihan pasca-bencana dapat berjalan dengan lancer.tutup Cakkir.

Lap.Kisman