LUTIM. SINYALTAJAM.COM – Dukungan terhadap keberadaan aktivitas pertambangan PT PUL datang dari masyarakat Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Secara spontan, sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi, Jumat (6/11/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan agar aktivitas pertambangan PT PUL tetap berjalan.
Warga menilai keberadaan perusahaan tersebut memiliki arti penting, terutama dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Salah seorang warga yang ikut dalam aksi menyampaikan harapannya agar persoalan yang mungkin terjadi antara pihak-pihak terkait dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah secara baik-baik.
Menurutnya, jangan sampai persoalan yang ada justru berdampak pada terhentinya aktivitas perusahaan sehingga kesempatan kerja masyarakat ikut terganggu.
“Kalau memang ada masalah, sebaiknya diselesaikan dengan baik. Jangan sampai lapangan pekerjaan masyarakat terganggu,” ungkap warga yang ikut dalam aksi tersebut.
Bagi masyarakat Desa Atue, keberadaan PT PUL bukan hanya tentang aktivitas pertambangan, tetapi juga menyangkut harapan memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dukungan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa masyarakat menginginkan agar persoalan yang muncul tidak berujung pada terhambatnya kegiatan usaha yang selama ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Masyarakat berharap semua pihak dapat mengedepankan dialog, mencari jalan keluar terbaik, serta tetap memperhatikan aturan hukum, keselamatan kerja, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Dengan demikian, investasi dapat berjalan sesuai ketentuan dan masyarakat setempat tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh manfaat dari keberadaan perusahaan. Lap Tim.












