LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Terbengkalai sejumlah kegiatan dan proyek fisik tahun anggaran 2025 terendus pihak kejaksaan negeri Luwu Timur. Informasi yang diterima awak media dari sumber di kejaksaan negeri Luwu Timur menyebutkan, personil dan staf unit layanan pengadaan (ULP) dan sejumlah pejabat pembuat komitmen (PPK) telah mendapat panggilan untuk diperiksa.
“ Ada sejumlah staf bahkan kepala ULP Luwu Timur hingga sejumlah PPK telah dipanggil di kantor kejakssan Lutim terkait proses pengadaan dan lelang kegiatan proyek fisik tahun 2025 yang menuai sorotan publik, termasuk proses lellang perencanaan dan pengawasan,” terang sumber tersebut.
Sekadar diketahui, salah satu proyek atau kegiatan fisik yang menuai sorotan publik di Luwu Timur adalah pembangunan WC atau toilet yang tersebar di sejumlah sekolah.
Publik mempertanyakan tingginya anggaran yang digunakan dalam pembangunan WC aau toilet itu kegiatan lainnya yang ikut menyita perhatian adalah pembangunan gerbang kota di kecamatan Burau dan pembangunan tugu serta perluasan jalan untuk jalur dua di desa Atue tahap pertama senilai Rp 6 Miliar lebih.
Dikonfirmasi terpisah, kepala seksi (kasi) Intelejen Kejari Luwu Timur, Deri F Rahman, Selasa (02/03/2026) enggan mengomentari perihal beredarnya kabar perihal adanya pemanggilan ULP dan sejumlah PPK di Luwu Timur. “ Kami koordinasi dulu dengan Kasi Pidsus,” singkat Deri.
Sama dengan Kasi Inteljen, Kasi Pidsus Kejari Luwu Timur Samuel Tanapa Patandianan, juga belum memberi jawaban perihal pemanggilan tersebut. Pertanyaan awak media via whatsapp seputar pemanggilan ini telah dibaca namun tidak dijawab. Lap Tim












