Sinergi Mahasiswa KKN Unhas dan Pemerintah, Warga Laskap Diajak Ubah Sampah Jadi Cuan

LUTIM. SINYALTAJAM.COM-Sebuah gerakan nyata pengelolaan sampah berkelanjutan digaungkan di Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Pemilahan dan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga”, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang 116 Unhas berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur dan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) untuk mengedukasi masyarakat.

Kepala DLH Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, S.STP., M.Si., yang hadir sebagai narasumber utama, menyoroti fakta krusial bahwa rumah tangga adalah penyumbang terbesar sampah nasional.

Mengutip data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2025, sektor rumah tangga menyumbang hingga 56,7 persen dari total timbulan sampah.

“Perubahan perilaku masyarakat adalah kunci. Kita harus mulai memilah sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) sejak dari sumbernya,” tegas Umar.

Dalam sesi tersebut, warga tidak hanya diberi teori, tetapi juga panduan praktis. Masyarakat diajarkan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui metode yang mudah dan murah, seperti, Pembuatan kompos dengan metode galon tumpuk.

Pengolahan limbah organik menjadi eco-enzyme. Kreativitas mengubah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi seperti ecobrick, pot tanaman, tempat tisu, dan kerajinan tangan lainnya.

Kolaborasi tiga pihak ini diharapkan bukan sekadar sosialisasi sesaat, melainkan langkah awal membangun budaya hidup bersih dan ekonomi sirkular di Desa Laskap.

Ke depannya, program ini berpotensi melahirkan inisiatif berkelanjutan seperti bank sampah atau kelompok pengelola sampah desa, yang tidak hanya menjaga lingkungan tetap asri tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.lap Masding.

Tinggalkan Balasan