LUTIM.SINYALTAJAM.COM- Warga Desa Tarabbi, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), digegerkan oleh insiden kebakaran lahan kosong yang terjadi tepat di tengah kawasan pemukiman penduduk. Peristiwa yang berlangsung pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 11.30 WITA.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api terlihat membumbung tinggi dengan asap hitam pekat yang mengepul tebal, mencemari udara siang hari yang terik.
Lokasi kejadian yang strategis, berada di jantung permukiman warga, membuat situasi menjadi semakin genting. Api dengan cepat menjalar menghanguskan rerumputan yang kering dan mengancam rumah-rumah penduduk yang berjarak sangat dekat dengan titik awal kebakaran.
Situasi darurat tersebut tidak hanya menyita perhatian para orang tua, tetapi juga melibatkan komunitas pendidikan setempat. Saat kejadian berlangsung, aktivitas belajar mengajar di sebuah sekolah yang lokasinya berdekatan dengan lahan terbakar terpaksa dihentikan. Para guru dan murid yang sedang berada di dalam kelas mendengar teriakan warga dan melihat asap tebal. Tanpa pikir panjang, mereka berhamburan keluar dari gedung sekolah.
Dalam semangat gotong royong yang khas, para siswa bersama para guru tidak tinggal diam. Mereka bergabung dengan warga lokal menggunakan alat-alat seadanya seperti ember, galon air dan lainnya untuk mencoba memadamkan api sebelum penjalarannya semakin luas.
Aksi heroik spontan ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran, meskipun upaya manual tersebut menghadapi kendala besar akibat intensitas api yang kian membesar.
“Kami sangat panik karena siang begini tiba-tiba ada api yang membumbung tinggi,” ujar salah satu warga, sambil masih terlihat gelisah menyaksikan sisa-sisa hangus lahan tersebut. Ia menambahkan bahwa ketegangan meningkat ketika angin siang hari turut memperbesar jangkauan api, sehingga upaya pemadaman mandiri oleh warga dan pelajar terasa kurang efektif.
Menyadari bahwa kobaran api sudah di luar kendali kemampuan warga, bantuan segera diminta kepada pihak berwenang. Tak berselang lama, satu unit armada Damkar (Pemadam Kebakaran) Kabupaten Luwu Timur tiba di lokasi kejadian. Dengan sigap, petugas Damkar Lutim menurunkan selang-selang bertekanan tinggi dan mengerahkan personel untuk melakukan penyemprotan langsung ke pusat api.
Setelah melalui perjuangan selama beberapa menit melawan panas dan asap, tim Damkar Lutim akhirnya berhasil memadamkan api secara total. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun rerumputan dan sampah di area tersebut hangus terbakar.
Dari hasil investigasi awal di lapangan, sumber api diduga bermula dari tumpukan sampah yang menumpuk di lahan kosong tersebut. Diduga kuat, suhu udara yang tinggi di siang hari combined dengan reaksi kimia alami atau puntung rokok yang dibuang sembarangan memicu terbakarnya material mudah terbakar di tumpukan sampah tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi warga Tarabbi dan pemerintah setempat untuk lebih waspada terhadap pengelolaan sampah di area pemukiman.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi sudah aman dan aktivitas warga serta sekolah telah kembali berjalan normal.lap Masding.












