MAKASSAR, Sinyaltajam.com –
Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, inovatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Hal tersebut menjadi penekanan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T., saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah tingkat SD, SMP, serta Koordinator Wilayah (Korwil) se-Kabupaten Luwu Utara, yang berlangsung di Hotel Karebosi Premier, Makassar, 6–8 November 2026.
Mengusung tema “Strategi Kepemimpinan dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)”, kegiatan ini diikuti sebanyak 250 peserta yang berasal dari 15 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara.
Peserta terdiri atas para kepala sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah serta Koordinator Wilayah bidang pendidikan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat kapasitas kepemimpinan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.
Menurutnya, kepala sekolah tidak boleh hanya terpaku pada tugas administratif, tetapi harus mampu menjadi pemimpin instruksional yang menggerakkan, membimbing, sekaligus memastikan proses pembelajaran berlangsung secara kreatif, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik.
“Penguatan kompetensi ini sangat penting untuk memastikan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu Utara terus berkembang. Kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif dan adaptif adalah kunci utama terciptanya atmosfer belajar yang kreatif dan bermakna,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan kepala sekolah dalam memahami dan mengimplementasikan pendekatan Deep Learning atau pembelajaran mendalam.
Pendekatan ini, kadiharapkan mampu mendorong peserta didik tidak sekadar menerima materi pelajaran, tetapi juga memahami, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama tiga hari pelaksanaan, Bimtek ini menghadirkan berbagai materi strategis, mulai dari manajemen sekolah, strategi kepemimpinan pembelajaran, hingga evaluasi dan pendampingan kurikulum bagi tenaga pendidik.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap para kepala sekolah dan Korwil dapat membawa pulang pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.
Lebih dari sekadar kegiatan peningkatan kompetensi, Bimtek ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan Luwu Utara yang lebih berkualitas.
Sebab, sekolah yang maju tidak hanya membutuhkan fasilitas yang memadai, tetapi juga pemimpin yang memiliki visi, mampu menginspirasi tenaga pendidik, serta menempatkan kebutuhan dan masa depan peserta didik sebagai prioritas utama.
Pewarta: Zakaria












