Ketua DPRD Lutra Bersama Ketum ADKASI Suarakan Aspirasi Daerah ke Pemerintah Pusat

Soroti Resentralisasi Kewenangan dan Fiskal

JAKARTA, Sinyaltajam.com – Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, Husain, SE, bersama Ketua Umum Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI), melaksanakan audiensi dan silaturahmi ke sejumlah pihak, diantaranya Kemenkopolkam, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Pemimpin Redaksi Media Tempo.

Hal ini terlihat melalui akun medsos milik Husain tertanggal 04 November 2026

Dalam berbagai pertemuan tersebut, Husain turut menyampaikan sejumlah masukan dan aspirasi daerah, terutama menyangkut keberlangsungan otonomi daerah yang dinilai perlu kembali diperkuat dalam substansi dan implementasinya.

Menurutnya, semangat otonomi daerah jangan sampai kehilangan makna akibat kecenderungan kebijakan yang mengarah pada resentralisasi kewenangan dan fiskal. Sebab, daerah merupakan ujung tombak pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu isu penting yang menjadi perhatian adalah kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur strategis serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Husain menegaskan, daerah membutuhkan dukungan fiskal yang memadai agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhambat oleh keterbatasan anggaran.

Selain itu, pihaknya juga mendorong adanya desain kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) yang lebih berkeadilan dan proporsional. Menurutnya, pembagian fiskal harus mempertimbangkan kontribusi daerah, kebutuhan pembangunan, serta kondisi nyata masyarakat di setiap wilayah.

Aspirasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan daerah agar tetap mendapatkan ruang yang proporsional dalam kebijakan nasional.

Di sela-sela rangkaian audiensi dan silaturahmi, Husain juga mengabadikan momen kebersamaan bersama Bang Hercules. Meski terkesan sebagai pemanis dalam dokumentasi perjalanan, Husain menyiratkan bahwa ada sedikit informasi yang dapat terungkap secara perlahan mengenai peristiwa mutakhir yang tengah mengguncang episentrum politik nasional.

Namun, pesan utama dari rangkaian pertemuan tersebut tetap berorientasi pada perjuangan aspirasi daerah, penguatan otonomi, serta terciptanya kebijakan fiskal yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Bagi Husain, memperjuangkan kepentingan daerah bukan sekadar menjalankan fungsi kelembagaan, melainkan juga bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan suara masyarakat Luwu Utara tetap diperhitungkan dalam setiap arah kebijakan nasional.

“Salamaki ta pada salama,” menjadi penutup penuh makna, menyiratkan harapan akan keselamatan, kebersamaan, dan perjuangan yang terus berjalan demi kemajuan setiap daerah.

Pewarta: Zakaria