MAKASSAR, SINYALTAJAM.COM — Harapan baru bagi putra-putri Kabupaten Luwu Utara untuk menempuh pendidikan sekaligus membangun karier di sektor transportasi resmi terbuka.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDM) Kementerian Perhubungan.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama Kepala BPSDM Kemenhub, Sutrisno, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Kampus Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong Kota Makassar.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Luwu Utara dalam memperluas akses pendidikan, pelatihan, sertifikasi, serta peluang karier bagi generasi muda daerah, khususnya di bidang transportasi laut, udara, darat, dan perkeretaapian.
Bagi masyarakat Luwu Utara, kerja sama tersebut bukan sekadar penandatanganan dokumen.
Di baliknya terdapat harapan agar anak-anak daerah memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional.
Dua Jalur Besar untuk Masa Depan Anak Daerah
Melalui kerja sama ini, putra-putri Luwu Utara akan mendapatkan akses terhadap berbagai program pendidikan dan pelatihan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Salah satunya melalui Sekolah Kedinasan Pola Pembibitan Kemenhub.
Jalur ini membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk mengikuti pendidikan kedinasan di bidang transportasi sesuai ketentuan dan formasi yang tersedia.
Selain itu, tersedia pula kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan calon pelaut. Peserta akan dibekali kompetensi serta sertifikasi yang mengacu pada standar internasional STCW 2010, sehingga memiliki bekal untuk bersaing di industri pelayaran nasional maupun internasional.
Sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan yang menjadi bagian dari akses tersebut antara lain Balai Diklat Perhubungan, PIP Semarang, Poltekpel Surabaya, Poltekpel Banten, Poltekpel Sorong, Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Politeknik Penerbangan Makassar, serta sekolah dan politeknik transportasi darat dan perkeretaapian.
Bukan Sekadar Mencari Pekerjaan
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim mengatakan, kerja sama tersebut merupakan upaya pemerintah daerah menghadirkan lebih banyak pilihan masa depan bagi generasi muda.
Menurutnya, anak-anak Luwu Utara tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perkembangan industri transportasi yang terus berkembang. Mereka harus diberikan akses, kesempatan, dan keterampilan agar mampu mengambil bagian dalam dunia kerja yang lebih luas.
“Kami hari ini melakukan penandatanganan MoU dengan BPSDM Kementerian Perhubungan. Lewat kerja sama resmi ini, kami buka jalan seluas-luasnya untuk anak-anak kita di Luwu Utara, bisa melanjutkan pendidikan melalui Pola Pembibitan, atau memilih berkarier di dunia pelayaran dan transportasi,” ujar Andi Abdullah Rahim.
Ia berharap, kesempatan tersebut nantinya tidak hanya mengubah kehidupan para lulusan secara pribadi, tetapi juga membawa dampak bagi keluarga dan perekonomian daerah.
Dikatakan, anak-anak Luwu Utara yang berhasil berkarier di sektor transportasi, termasuk industri pelayaran internasional, diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan ekonomi bagi keluarga dan daerah asalnya.
BPSDM Kemenhub Siap Mengawal
Kepala BPSDM Kemenhub, Sutrisno, menyambut baik langkah Pemkab Luwu Utara tersebut.
BPSDM Kemenhub berkomitmen mendukung proses pembinaan, pendidikan, pelatihan, hingga sertifikasi agar peserta didik dari Luwu Utara memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri transportasi.
Kerja sama ini sekaligus menjadi jembatan antara potensi generasi muda di daerah dengan kebutuhan tenaga profesional di sektor transportasi yang semakin terbuka.
Bagi Luwu Utara, peluang ini menjadi investasi jangka panjang. Sebab, ketika anak-anak muda memperoleh pendidikan dan keterampilan yang baik, manfaatnya tidak berhenti pada satu orang atau satu keluarga, tetapi berpotensi tumbuh menjadi kekuatan baru bagi pembangunan daerah.
Pemkab Luwu Utara selanjutnya akan menyampaikan informasi resmi terkait persyaratan, jadwal pendaftaran, mekanisme seleksi, dan verifikasi berkas bagi calon peserta melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
Harapannya sederhana, tetapi besar: semakin banyak anak Luwu Utara yang berani bermimpi, mendapatkan kesempatan, kemudian pulang membawa ilmu, pengalaman, dan masa depan yang lebih baik untuk keluarganya serta daerah yang mereka cintai.
Laporan: Zakaria












