Cetak Sawah Rakyat di Leboni Mulai Digarap, Hamparan Lahan Tidur Kini Jadi Harapan Baru Masyarakat

LUTRA, SINYALTAJAM.COM — 
Harapan baru mulai tumbuh di Desa Leboni, Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara. Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang digagas pemerintah kini mulai direalisasikan dan telah berjalan selama beberapa hari.
Bagi masyarakat Desa Leboni, program tersebut bukan sekadar pembukaan lahan pertanian.

Yulius Poku S.Ip,dihadapan para tokoh Adat,masyarakat,dan unsur lainnya, mengungkapkan, Kehadiran program cetak sawah menjadi sebuah harapan untuk menghidupkan kembali lahan yang selama ini terbengkalai sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan keluarga.

Sebelum kegiatan dimulai, pemerintah desa bersama masyarakat terlebih dahulu melaksanakan doa bersama dan ritual adat. Tradisi tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih terpelihara hingga saat ini dan menjadi bentuk penghormatan masyarakat terhadap adat serta alam sebelum memulai aktivitas di lahan pertanian.”lanjutnya

Program cetak sawah ini menargetkan pembukaan sekitar 48 hektare lahan. Dengan kondisi lahan yang dinilai cukup strategis dan mendukung, proses pengerjaan berlangsung relatif cepat dan ditargetkan dapat rampung dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak dimulainya kegiatan. Hamparan lahan yang sebelumnya hanya menjadi kawasan tidur dan terbengkalai, perlahan mulai berubah menjadi areal persawahan yang siap ditanami padi.

Perubahan tersebut menghadirkan rasa haru sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat. Apa yang sebelumnya sulit dibayangkan, kini mulai terlihat nyata di depan mata.

“Hijau yang baru, harapan yang tumbuh.” Ungkapan itu seakan menggambarkan semangat masyarakat Leboni menyambut hadirnya program cetak sawah tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Leboni, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan bersama terhadap pelaksanaan program yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kepala Desa Leboni ,Yulius Poku S.Ip menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut. Menurutnya, cetak sawah merupakan langkah nyata yang sangat berarti bagi masyarakat, khususnya dalam membuka lahan produktif dan memperkuat sektor pertanian di wilayah Rampi.

“Semua ini untuk masyarakat. Kami berharap program ini dapat berjalan lancar, memberikan manfaat dan menjadi awal dari peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Leboni,” ungkapnya.

Masyarakat pun menyambut program tersebut dengan penuh antusias. Bagi mereka, hadirnya sawah baru bukan hanya tentang hamparan tanah yang berubah fungsi, tetapi juga tentang masa depan yang perlahan mulai terbuka.

Ucapan terima kasih disampaikan masyarakat kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian hingga ke wilayah pedalaman seperti Rampi.

Program cetak sawah ini diharapkan dapat terus berjalan sukses dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari lahan yang sebelumnya tertidur, kini mulai tumbuh harapan. Dari hamparan yang dulu terbengkalai, masyarakat Leboni menatap masa depan dengan keyakinan bahwa pertanian dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Hijau yang baru, harapan yang tumbuh. Sukseskan program Cetak Sawah Rakyat untuk Ketapang, menuju Indonesia maju dan sejahtera.

Laporan: Zakaria