LUTIM. SINYALTAJAM.COM– Politeknik Sorowako (Poliwako) menargetkan lulusannya mampu bersaing di dunia kerja dengan menanamkan bukan hanya kompetensi teknis, tetapi juga rasa tanggung jawab sejak proses pembelajaran.
Hal itu disampaikan Direktur Politeknik Sorowako, Harjuma, saat menerima kunjungan puluhan awak media termasuk Tempo yang difasilitasi PT Vale Indonesia pada Selasa (28/7).
“Proses pembelajaran tidak hanya fokus pada materi atau praktek saja, tetapi juga menuntut siswa untuk memiliki rasa tanggung jawab,” ujar Harjuma.
Poliwako bekerja sama dengan sejumlah perusahaan tambang yang turut menyediakan kesempatan lowongan kerja bagi lulusannya.
Data yang diperoleh menunjukkan bahwa sekitar 80,5 persen lulusan berhasil memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah menyelesaikan pendidikan.
Perlu ditegaskan bahwa tidak ada hak istimewa masuk Vale semua jalur propesional sesuai aturan.
Meskipun didukung oleh PT Vale Indonesia, Harjuma menegaskan bahwa lulusan Poliwako tidak mendapatkan hak istimewa untuk bekerja di perusahaan tersebut.
“Semua diperlakukan secara profesional. Kalau PT Vale membuka lowongan, alumni kami tetap mengikuti proses seleksi dan kompetisi yang sama dengan pelamar lainnya,” jelasnya.
Hal ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Poliwako dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja yang mampu bersaing secara mandiri, tidak hanya bergantung pada dukungan dari perusahaan penyelenggara.
Namun kerjasama dengan berbagai perusahaan tambang juga memberikan ruang yang lebih luas bagi lulusan untuk mengembangkan karir di berbagai platform industri pertambangan.
Reporter: Tim












